BPPKAD Kabupaten Magetan Sosialisasi Pajak Daerah “(Berharap Taati Wajib Bayar Pajak)”

MAGETAN,KABARLAWU.COM – Sehubungan dengan adanya wajib pajak bagi Masyarakat khususnya di Magetan agar transparan,BPPKAD (Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Magetan gelar soaialisasi kepada seluruh jajaran Kecamatan dan juga Perangkat Desa selama 3 hari,mulai tanggal 18-20 Februari 2020.yang berlangsung di Kelurahan Selosari,Kecamatan Kawedanan,serta Kecamatan Maospati Magetan.

Tujuan dari pada sosialisasi kali ini untuk memberikan informasi kepada Perangkat desa,yang mana bisa di sampaikan kepada masyarakat nya masing-masing yang mana dengan PBB (Pajak atas bumi dan Bangunan) serta BPHTB (pajak atas perolehan hak atas tanah dan/atau Bangunan) agar transparan dalam hal pembayaran wajib pajak.

Dalam hal ini Kepala Dinas BPPKD Kabupaten Magetan “Suci Lestari”  mengungkapkan bahwa sosialisasi yang di lakukan di tahun 2020 ini merupakan sosialisasi tentang beberapa pajak daerah,yang mana seperti kita ketahui pajak daerah yang di pungut di daerah khususnya di magetan sejumlah 10 jenis.Jadi 10 jenis ini nanti akan di kenalkan kepada masyarakat,agar masyarakat mengerti bahwa pajak itu merupakan kewajiban mereka yang sebenarnya pungutan paksaan kepada masyarakat selaku wajib pajak.

“PBB ini sudah kita distribusikan pada pertengahan bulan februari kemarin,yang sudah distribusikan di kecamatan,desa dan kelurahan agar masyarakat nanti segera memenuhi kewajiban nya meskipun batas waktu jatuh tempo dari PBB itu sampai 30 september.Kemudian juga di kenalkan terkait dengan pembayaran nya bisa melalui ATM dan M-Banking (Bank Jatim,BNI,BRI) karena melalui ATM dan M-Banking itu baru kami lakukan di tahun 2020 ini,yang mana menjadi terobosan bagi masyarakat untuk memudahkan dalam membayar pajak.”(tandasnya)

” E-BPHTB ini,yang mana sudah jamannya serba IT nanti kita akan lakukan juga secara elektronik,yang mana nanti kita juga bekerjasama dengan BPN,KPP Pratama,dan juga notaris.
Dalam hal ini berapa nilai wajib bayar pajak ini bisa transparan.”(imbuhnya)

Untuk tahun 2019 “Suci Lestari”  juga mengatakan bahwa masih ada yang belum lunas,dan itu tetap kewajiban bagi wajib pajak untuk membayarnya,dan tugas BPPKAD tetap melakukan penagihan,ketika melampaui jatuh tempo tentu akan ada dendanya.

Bagi masyarakat yang ingin membayar pajak sekarang bisa di layani di MPP (MAL PELAYANAN PUBLIK) yang berlokasi di lantai 2 Pasar Baru Magetan.(Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *